Monday, November 21, 2016

CARA MEMBANTU ANAK UNTUK BERPRESTASI

CARA MEMBANTU ANAK UNTUK BERPRESTASI



Anak adalah anugerah dan titipan tuhan kepada orang tua untuk di kasihi,dipelihara dan di rawat.
Anak adalah ciptaan Tuhan yang lembut dan mudah untuk dipengaruhi.Ia adalah pribadi yang menghibur,namun bisa juga menjadi pribadi yang terluka.Ia menjadi sangat antusias untuk melakukan sesuatu tetapi juga mudah kehilangan semangat.
Setiap orang tua mengharapkan anaknya berprestasi,baik di bidang akademik maupun non akademik.Sangat mengejutkan,dari hasil suatu penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua merupahkan faktor penentu keadaan anak-anak di sekolah untuk dapat berprestasi.
Dengan kata lain,orang tua bertanggung jawab untuk mendidik dan menjadikan anak sebagai peribadi yang berhasil.



Dalam bukunya,40 ways to help your younger achieve in school,Better Homes and Gardens,
Kaercher menyatakan bahwa kesuksesan seorang anak lebih tergantung apa saja yang di lakukan para orang tua di rumah untuk menolong anak berprestasi dari pada IQ.
Beberapa pandangan/anggapan yang kurang bijaksana dalam kehidupan masyarakat;


  1. Orang tua menyerahkan seluruh pendidikkan menjadi tanggung jawab kepada pihak sekolah,dan orang tua hanya cukup dengan membayar biaya sekolahnya saja.
  2. Anak menjadi alat pemenuh ambisi bagi orang tua,dengan tuntutan prestasi,nilai yang tinggi serta ranking tampa mengerti dan memahami kemampuan anaknya.Anak di tuntut serba Anak bisa dan menjadi kebanggaan orang tua.
  3. Anak di beri jadwal tambahan pendidikkan yang padat(anak harus les) dengan tujuan untuk memperoleh nilai yang tinggi,walaupun secara akademik yang belum tentu anak membutuhkannya.                                                                             selanjutnya
          1. ada beberapa anggapan yang menyatakan seorang anak berprestasi adalah anak yang mampu menjadi juara kelas,juara nasional sains,juara catur dan sederet juara lainnya.
    pendapat itu ,tidak sepenuhnya benar karena hanya segelintir anak saja(minoritas) yang sanggup masuk dalam yang di kelompokkan di atas,lalu bagaimana yang mayoritasnya?
    apakah boleh di anggap tidak berprestasi?

Dalam penerapan yang sebenarnya atau sudut pandang yang lebih bijaksana,anak yang di kata
kan berprestasi adalah anak yang mampu untuk mengembangkan kecerdasan dalam dirinya dengan baik.Dia dapat mengembangkan rasa tanggung jawab dalam hidupnya,mampu mengaplikasihkan pengetahuan yang di dapatkannya dalam bentuk pengalaman yang di dapatkannya dalam kehidupan yang nyata.Anak dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk,dan kemudian memilahnya dan menerapkan dalam kehidupan sehari-harinya.
Anak juga dengan baik mengembangkan potensi yang ada pada dirinya untuk hal-hal yang positip
dan menghidari menggunakan potensi dirinya untuk hal-hal yang dapat merugikan orang lain.

CARA MENOLONG ANAK BERPRESTASI

CARA MENOLONG ANAK BERPRESTASI

      LANGKAH- LANGKAH YANG DI TEMPUH ORANG TUA

      DALAM MEMBANTU ANAK-ANAKNYA UNTUK DAPAT         BERPRESTASI;

1.Berdoa untuk anak-anak kita;
   Berdao artinya kita melibatkan Tuhan,memintah pertolongannya dalam perlindungan,memelihara,menuntun
   dan mendidik anak-anak kita supaya menjadi peribadi baik,berkarkter.berintergritas yang tinggi serta             melakukan hal-hal yang positip yang berguna untuk orang banyak.

2.Memberikan motivasi kepada anak dengan cara;
   a.Ciptakan lingkungan yang mendorong semangat belajar anak;kita menyediakan tempat belajar            yang tenang,nyaman dan santai serta suasana fasilitas belajar yang baik.
   b.Jadikan diri anda sahabat yang baik untuk anak;membangun dan menjalin hubungan yang baik dan 
      dekat dengan anak,sehingga terjalinnya komunikasi yang baik pula,dengan demikian anak berani                   menceritakan  masalah-masalah yang di hadapinya,dengan demikian kita dapat membantu anak untuk           menemukan jalan keluarnya.
   c.Bantulah anak-anak meyelesaikan pekerjaan rumah;
      mendukung,mendampingi dan mengajari anak untuk mendapatkan sumber bantuan yang di butuhkan,
      dalam mengerjakan tugasnya.Dengan demikian kita menguatkan apa yang di pelajari anak di sekolah.
   d.Pujilah anak-anak atas usaha mereka;
      Hindarilah mencari-cari kesalahan anak,tapi temukanlah kemajuan-kemajuan yang mereka kerjakan.
      Dan berikanlah pujian atas usaha(proses) yang di capainya bukan hasilnya.Karena pujian yang tepat
      akan memberikan semangat dan motivasi yang baik kepada mereka.
3.Jadikan rumah sebuah labotorium belajar;
      Jadikanlah runah anda sebagai labotorium belajar yang memungkinkan anak dapat belajar dengan efektif.
      Orang tua bisa mengajarkan anak melalui berbagai metode pengajaran melalui atau dengan memanfaat-
      kan apa saja yang terdapat di sekitar rumah,misalnya mengajarkan pecahan melalui potongan apel atau
      mengajarkan matematika dengan tebak-tebakkan.Dengan demikian anak akan senang melakukan,
      mereka akan merasakan nyaman dan tidak terbebani.
4.Berikan ungkapan kasih dan disiplin secara seimbang;
      Ungkapan kasih sayang akan memberikan semangat dan kekuatan serta motivasi yang luar biasa kepada
      anak.Namun demikian kasih sayang harus di imbangi dengan tindakkan pendisiplinan.
      pendisiplinan membawa anak kepada keteraturan dan ketaatan.
''Kasih tampa disiplin menjadi kurang tepat,tetapi disiplin tampa kasih juga tidak efektif''
5.Kenali talenta(bakat) anak,jangan menekan dan mendorong anak di luar kemampuannya;
       Mendorong dan memotivasi anak adalah hal sangat penting.Dan berlakulah bijaksana dalam mendorong

       dan memotivasi anak,dengan menemuhkan talenta dan kemampuan anak, sehingga kita tidak terkesan

       menekan atau berambisi memenuhi keinginan kita.Dorong dan fasilitasi anak untuk mengembangkan
       talenta(bakat) mereka secara bebas dan terarah.
6.Kontrol pemakaian televisi,internet,dan aneka gadget;
      Jangan membiarkan televisi,internet dan aneka gadget menggantikan peran mereka sebagai pendidik
      utama bagi anak-anak kita.Kontrol pemakaian barang-barang tersebut dengan bijak,karena pemakai
      berlebihan dan tampa kontrol yang baik berdampak buruk bagi si anak.Anak menjadi pasip,malas dan
      dapat merampok waktu belajar anak.Dan waspadalah hal-hal yang berbau negatip dari pemakaian
      internet dari kontent atau situs-situs yang kurang baik dan tidak bertanggung jawab.
Peran orang tua sangat besar sekali dalam keberhasilan para anak-anaknya.Untuk itu marilah kita memper-
gunakan peran ini sebaik-baiknya agar anak-anak kita dapat berprestasi dan meraih cita-citanya.
Oleh sebab itu marilah kita memohon kepada Tuhan melindungi,memelihara dan menyertai pertumbuhan anak-anak kita dalm kasih setiaNya.

TIPS AGAR ANAK MERASA AMAN

TIPS AGAR ANAK MERASA AMAN

Untuk memberikan rasa aman,orang tua perlu menaungi anak-anaknya dengan pelukan yang hangat,perhatian dan cinta kasih yang tulus.

Adalah kurang bijaksana, apabila kita sebagai orang tua memberikan rasa aman kepada anak
dengan cara yang kurang tepat yaitu kita menjadi orang tua yang terlalu melindungi(overprotektif)
atau menjadi orang tua yang membiarkan tampa pengawasan yang baik(permisif),sehingga anak merasakan
kehilangan hak-haknya,kurang nyaman dan rasa aman.Untuk itu sangatlah penting rasa nyaman dan aman bagi si anak untuk bertumbuh serta berkembang dengan baik dalam kehidupannya,dan berikut adalah tip-tips
agar anak merasa aman;
-Terimalahanak apa adanya.
-memberikan kebebasan kepada anak,unutk melakukan apa yang seharusnya tetapi dengan  kebebasan yang terbatas,bukan semaunya melainkan dengan penuh rasa tanggung jawab.
-Utamakan rasa kebersamaan dalam keluarga dengan landasan saling mengasihi.
-Menjadi orang tua yang konsisten dan berkomitmen.
-Perlakukan anak dengan penuh kasih sayang dan memberikan rasa aman sehingga terciptanya
 kepercayaan serta komunikasi yang baik antara anak kepada orang tua.
-Hindari sikap atau perlakuan yang overprotektif dan permisif kepada anak.
Inilah tip-tips agar anak merasa aman dan nyaman dalam lingkungannya sendiri,kiranya dapat bermanfaat
bagi kita semua.

TIP-TIPS BERKOMUNIKASI YANG MENYENANGKAN DAN NYAMAN BAGI ANAK

TIP-TIPS BERKOMUNIKASI YANG MENYENANGKAN DAN NYAMAN BAGI ANAK

Komunikasi adalah alat yang terpenting atau salah satu kunci dalam berhubungan yang menyenangkan dengan anak.Dengan komunikasi orang tua dapat menanamkan serta menumbuhkan bibit-bibit rasa
cinta,sayang,aman dan suka-cita yang mendalam bagi anak.

Komunikasi yang terbaik adalah komunikasi yang di lakukan dua arah,yaitu komunikasi dari hati ke hati
antara anak dan orang tua.Untuk itu komunikasi di perluhkan kesabaran,pengertian dan saling menghargai dari kedua pihak.Oleh sebab itu sangatlah penting untuk memberikan perhatian kepada anak ketika mereka
mengungkapkan semua perasaan maupun permasalahan-permasalahan yang mereka hadapi,dengan demikian
kita sebagai orang tua dapat memahami dan mengerti serta dapat membantu anak kita untuk melewati segala
kesulitannya.Hal-hal demikianlah yang di perluhkan anak untuk terus bertumbuh dan berkembang dalam mencapai cita-citanya.Untuk itu ada beberapa tip-tips berkomunikasi yang menyenangkan dan nyaman bagi anak yang harus di perhatikan oleh orang tua adalah sebagai berikut;
       ''tip-tips komunikasi yang menyenangkan dan nyaman bagi anak''
1.Ketika berbicara dengan anak sebaiknya bertatap mukalah dengan lebut dan penuh kasih sayang.
2.Jadilah pendengar yang baik dengan memberikan perhatian khusus ketika anak berbicara.
3.Biarkan anak mengungkap semua perasaan,unek-unek,permasalahan dan kesulitannya dengan tidak              memotong pembicaraan jika di rasa tidak perluh.
4.Berbicaralah dengan anak dengan ucapan,bahasa tubuh dan intonasi nada yang baik,sehingga anak lebih        mudah menerimah,mengerti dan mendapatkan perhatian yang lebih baik dari si anak.
5.Berbicaralah dengan anak dari hati ke hati dengan mengungkapkan perasaan yang sebenarnya.
6.Ajuhkan pertanyaan atau pernyataan yang memungkinkan anak menyatakan pendapatnya.
7.Berilah ketegasan apabilah kita harus berkata tidak,hindari keragu-raguan dalam berbicara dengan anak
   supaya anak tidak bingung.
Demikianlah tip-tips berkomunikasi dengan anak,kiranya dapat bermanfaat bagi kita semua.

DASAR-DASAR DALAM HAL MENDIDIK ANAK

DASAR-DASAR DALAM HAL MENDIDIK ANAK

1.Pemahaman atas anak adalah sebagai investasi masa depan

Anak adalah generasi penerus kita apabilah suatu saat nanti kita  telah menjadi tua atau telah tiada.
di tangan merekalah dunia dengan kekuasaan,ilmu dan harta di kendalihkan.
Apa yang terjadi pada dunia ini kelak di tangan mereka,jika semua ini tergantung dari apa yang kita
tanamkan atau dari apa yang kita ajarkan kepada mereka, dengan kata lain'' semua adalah hasil dari didikan kita sebagai orang tua''.
Jika anak di didik dalam keluarga dan lingkungan yang baik,maka anak tsb akan tumbuh menjadi anak dengan berkarakter positip dan penuh karisma.Anak bukan hanya pintar, tetapi cerdas dan berwawasan yang luas.Anak ini mampu menyelesaikan masalah dan mencari solusinya.
anak-anak dengan karakter inilah yang menjadi pemimpin yang baik.

2.Mendidik anak di mulai dari kandungan 

Menurut penelitian para ahli,pada bulan kelima usia kehamilan sistim pendengan janin sudah cukup matang sehingga memungkinkan janin tsb mendengarkan bunyi-bunyi di luar.Pada tahap ini anak sudah dapat
berintraksi dengan hal-hal yang beradah di luar rahim.Khususnya suara-suara atau bunyi serta adanya hubungan psikologi dengan ibunya.Ditahap inilah pendidikan anak ini telah di mulai sebagai contoh;
 -Bercakap-cakap dengan janin,perkenalkan ibu,ayah dan kakak,kelak lahir bayi    tsb telah mengaenal            suara     dari keluarganya.
 -Bacakan dongeng dan puisi,ini merupahkan salah satu sarana yang baik untuk    mengasah kecerdasan           emosi   dan empati anak.
 -usap dan tepuklah perut dengan lembut,tujuannya untuk menjalin     komunikasih serta memberihkan sensasi     yang lebih sempurnah.kata-kata   yang kita ucapkan menjadi lebih bermakna jika di sertai dengan sentuhan.
 -perdengarkan musik,menurut penelitian stimulasi musik dapat menambah potensi kecerdasan anak.Tapi         hanya musik tertentu seperti musik kelasik,beathoven dan mozart, jadi tidak semua musik dapat                    
mencerdaskan anak.(Bersambung...).

3.Pendidikan harus bertahap
Dalam hal melakuhkan proses pembelajaran segala sesuatu tentuhlah harus dilakuhkan secara bertahap, begitu juga hal itu berlakuh dalam hal mendidik anak.Tahapan-tahapan atau langkah-langkah yang tepat sangatlah berpengaruh sekali bagi perkembangan mental atau jiwa anak.Dengan tahapan baik dan tepat,anak lebih mudah menerimah dan merespon hal-hal yang baru.Anak lebih mudah menerimah proses pembelajaran dalam segala hal dengan fun,nyaman,gembira dan menyenangkan.Sebagai contoh ketika kita mengajak anak belajar.Ketika usia dini anak lebih cenderung bergerak aktip dengan penuh kegembiraan dan energik,anak tidak dapat duduk diam dan tenang dalam waktu lama.Dan cara untuk membuatnya belajar tenang adalah dengan memberihkan apa yang ia inginkan.Sesudah itu berihkan permainan dan pelajaran yang membutuhkan konsentrasi.Beri waktu 10-15 menit.Jika anak merasa asyik dan nyaman dengan apa yang di lakuhkan,tambahkan waktunya 5 menit,begitu seterusnya.Dengan demikian,anak dapat bermain sambil belajar konsentrasi dalam proses pembelajarannya.Dan sebagai catatan,semua harus di laksanahkan dalam suasanah dan tempat yang mendukung.
Dalam usia dini, proses pembelajara anak lebih di fokuskan ''Bermain sambil Belajar''.Setelah usia anak bertambah,maka proses belajar anak di tingkat lagi dan proses main mulai di sesuaikan.

4.Pendidikan di mulai dari yang ringan dan mudah
Mulailah pendidikan anak dari yang ringan dan mudah.Ajarlah anak dari hal-hal kecil yang baik,ringan dan mudah sekali untuk di lakuhkan.Dan dari hal-hal kecil,ringan dan mudah inilah anak menjadi terbiasa dengan hal yang baik,teratur dan disiplin.Dan dari kebiasaan yang baik inilah terbentuk karakter yang baik dan menanamkan  images bahwa ''Kebaikan itu mudah dan gampang di lakuhkan di manahpun dan kapanpun''.
Dengan demikian anak mempunyai mentalitas yang baik untuk melakuhkan pekerjaan yang besar pula.
Dengan kata lain anak mulai'' Berproses dalam pembelajaran''.

5.Mendidik anak dengan kasih sayang dan perhatian serta dengan komunikasi yang baik
Mengerti dan memahami anak serta komunikasi yang baik dengan anak adalah bentuk perhatian dan kasih sayang orang tua kepada anak yang terbaik.Pada dasarnya semua anak ''senang belajar''.Tetapi semangat belajar ini apakah sudah mendapatkan dukungan sepenuhnya dari orang tua?
Kadang orang tua hanya berfokus pada ''kekurangan si anak'',tampa memperhatihkan sisi ''positip si anak''
yang jauh lebih luar biasa yang luput dari perhatiannya,sehingga kadang terjadinya kekerasan terhadap anak.
Anak menjadi murung,sedih dan tertekan jiwanya,hal ini dapat berdampak negatip terhadap prestasi belajarnya.Apalagi di tambah dengan kurikulum sekolah yang padat,serta suasana yang kurang menyenangkan,membuat anak takut terhadap kegiatan belajar.
Memahami dunia anak adalah dunia bermain yang spontanitas dan menyenangkan merupahkan hal yang bijaksana bagi setiap orang tua.Dengan demikian kita dapat menciptahkan suasana yang nyaman dan meyenangkan yang dapat mengoptimalkan minat belajar anak.Hendaknya kita harus tahu apa yang di senangi anak,suasana yang bagaimana yang mereka inginkan,serta media dan cara apa yang menarik bagi anak.
Jika semua sarana di atas sudah terpenuhi,secara otomatis membuat semangat,betah,senang serta punya kesiapan untuk menerima apa yang akan di sampaikan orang tua.
Memahami kemampuan anak dari mengeksplorasikan atau mempelajari sesuatu berdasarkan gaya belajar atau cara kombinasi bagaimana seseorang anak menyerap,menerima,mengatur serta mengolah informasi,
berdasarkan kemampuan sub modalitasnya, yaitu visual(melihat),auditorial(mendengar) dan kinestetik(gerak).
Cara menyerap,menerima dan mengolah informasi tiap anak berbeda-beda berdasarkan sub-modalitasnya.
Masing-masing anak mempunyai keunggulan dan kekurangan di sub-modalitasnya tersendiri.Ada yang unggul di visual, unggul auditorial,unggul kinestetiknya atau ada yang keduanya.
Tentunya bentuk memahami,mengerti perhatian dan mengasih anak dapat diwujudkan pula dengan komunikasi yang terjalin baik antara anak dengan orang tua.Komunikasi yang terjalin baik adalah komunikasi yang dapat di terima kedua pihak dan dapat menggugah serta menyentuh hati.Dengan demikian segala sesuatunya masalah dapat dengan mudah di atasi dan di carikan solusinya.

MENGENAL DAN MEMAHAMI DUNIA ANAK

Hal yang harus di perhatihkan juga dalam mendidik anak adalah pentingnya kita mengenal dan memahami dunia anak kita dengan baik.Dengan demikian kita tahu apa yang di butuhkan atau apa yang harus kita
lakuhkan untuk anak kita supaya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.Sangat bijaksana sekali jika kita memperhatihkan dan memenuhi apa yang menjadi hak-hak dan kebutuhanm anak kita.
Dengan demikian kita dapat menerapkan sistim pendidkan yang baik,cocok dan  sesuai dengan kebutuhan anak kita,bukan menerapkan atau memaksahkan sistim tertentu kepadanya.Dan untuk itu kita di tuntut agar cerdas dan kreatif dalam mengenal anak kita lebih dekat lagi,agar dengan demikian otomatis kita dapat memahami dan mengenal dunia mereka lebih jelas.Lalu timbul  pertanyaan''Apa dan Bagaimana sih dunia anak itu.....? Untuk menjawab pertanyaan tersebut,ayo kita mengenal''DUNIA ANAK'' lebih dekat lagi;
  1. Dunia anak adalah dunia bermain;kegiatan anak dalam kesehariaanya banyak di habiskan bermain.Bagi anak bermain mempunyai makna dan tujuan,yang merupakan cara efektif dan sempurna bagi mereka menghadapi masa depan yang gemilang.Melalui bermain anak berkembang dan matang dalam segala aspek.Bermain dapat merangsang motorik,panca indra dan otak mereka.Dengan bermain dapat pula mengasah dan meningkatkan pengethuan,emosi,sosial,intelektual dan kreativitas anak,serta anak juga melatih fungsi mental,berpikir,mengingat dan imajinasi mereka.Dan anak di katakan melakuhkan kegiata bernain apabilah anak telah merasahkan nyaman,senang,gembira,bebas berekspresi dan berimajinasi,bebas dan tidak terbebani target atau tugas yang harus di capai.dalam melakuhkan aktivitas tersebut.
  2. Mengikuti kondisi perkembangan anak; Anak berkembang melalui tahapan-tahapan tertentu,dari anak-anak hingga dewasa.Tentunya melalui fase-fase tersebut,anak berkembang secara fisik,motorik,kognitif,dan psikologis.Perbedaan perkembangan fase-fase tersebut menuntut adanya perlakuan yang berbeda pula,oleh sebab itu pola asuh pun harus di sesuaikan dengan kondisi perkembangan anak pula.Dan tugas kita sebagai orang tua adalah mengawasi dan membantu anak agar perkembangannya berjalan dengan baik.
  3. Memahami dan mengerti pola berpikir anak;Cara berpikir anak adalah cara berpikir total atau tidak mendetail.Mereka berpikir secara gelobal dan apa adanya.Mereka menggunakan semua indranya untuk menyerap fakta,sifat,fisik serta kerumitan dengan cara yang menyenangkan,gembira dan bebas stres.Mereka bereaksi dengan spontan tampa pertimbangan yang panjang,mereka juga berkarya dan berekpresi dengan bebas,berani  dan bersegera dengan penuh  keyakinan.Hal itu jarang sekali di lakukan orang dewasa yang sudah dapat memilah,memilih dan penuh perhitungan.Anak-anak lebih berani dan bebas berekspresif dalam melakukan aktivitas mereka,Pola berpikir yang bebas dan berani ini kadang terusik dengan apa yang kita namakan kedisiplinan.Disiplin memang sangat penting,tapi harus di sesuaikan standartnya dengan usia mereka.Kurang baik memakai disiplin yang di terapkan untuk orang dewasa kemudian di terapkan untuk anak-anak,karena tidak sesuai dengan kondisi dan kebutuhan dari si anak.Seharusnya orang tua dapat berperan dalam hal mengembangkan pola berpikir anak,denga memicu dan merangsang agar anak dapat berpikir kreatif misalnya dengan selalu memberikan pertanyaan yang reaktif.Satu hal yang harus di perhatihkan orang tua lagi adalah ''bahwa anak adalah pencontoh atau penciplak yang hebat''dari apa yang dilakuhkan orang tua.Oleh sebab itu jadilah orang tua yang dapat memberi contoh yang baik bagi anak-anaknya.Karena orang tua selalu di anggap tokoh utama(aktor) yang selalu benar dan menjadi idolah bagi anak-anaknya.Dan di sinilah orang tua di tuntut kreatif dalam berbagai situasi dan kondisi.Denngan kata lain orang tua adalah referensi utama bagi anak dalam mengarungi kehidupan ini. 
  4. Keragaman kecerdasan atau kemajemukan kecerdasan (Multi intellegences);kecerdasan adalah kumpulan atau himpunan dari kemampuan dan ketrampilan.Kecerdasan dapat kita kembangkan dan kita tingkatkan dengan cara belajar menggunahkan kemampuan dan ketrampilan itu  secara maksimal dan optimal serta terus-menerus dengan teratur.Adapun faktor-faktor penting dalam memenuhi mengembangkan kecerdasan itu diantaranya adalah fisik,emosi dan stimulasi dini.Menurut Dr.Howard Gardner setiap orang mempunyai beberapa kecerdasan,itu artinya seseorang dapat memiliki kecerdasan yang berfariasi.Dr.Gardner juga memaparkan konsep tentang Multi Intellency atau kecerdasan majemuk,yang olehnya di kelompokan kecerdasan itu menjadi delapan jenis diantaranya;
  • Kecerdasa lingustik atau bahasa.
  • Kecerdasan logis matematis
  • Kecerdasan naturalis.
  • Kecerdasan visual spasial.
  • Kecerdasan intrapersonal.
  • Kecerdasan interpersonal.
  • Kecerdasan music.
  • Kecerdasan kinestik tubuh(gerak tubuh)
          Pada setiap orang dapat memiliki kecerdasan yang berbeda antara satu dengan yang lainnya,sesuai                dengan kecerdasan mana yang lebih menonjol atau lebih unggul.Biasanya kelebihan kecerdasan inilah            yang kita sebut'' bakat.''.Dan ketika orang tua menemuhkan kecerdasan yang menonjol pada                       anaknya,
         lalu merangsang dan memicuh kecerdasan anak yang lebih unggul itu,anak akan menemuhkan bahwa
         ''belajar itu mudah dan menyenangkan''.