Monday, November 21, 2016

CARA MEMBANTU ANAK UNTUK BERPRESTASI

CARA MEMBANTU ANAK UNTUK BERPRESTASI



Anak adalah anugerah dan titipan tuhan kepada orang tua untuk di kasihi,dipelihara dan di rawat.
Anak adalah ciptaan Tuhan yang lembut dan mudah untuk dipengaruhi.Ia adalah pribadi yang menghibur,namun bisa juga menjadi pribadi yang terluka.Ia menjadi sangat antusias untuk melakukan sesuatu tetapi juga mudah kehilangan semangat.
Setiap orang tua mengharapkan anaknya berprestasi,baik di bidang akademik maupun non akademik.Sangat mengejutkan,dari hasil suatu penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua merupahkan faktor penentu keadaan anak-anak di sekolah untuk dapat berprestasi.
Dengan kata lain,orang tua bertanggung jawab untuk mendidik dan menjadikan anak sebagai peribadi yang berhasil.



Dalam bukunya,40 ways to help your younger achieve in school,Better Homes and Gardens,
Kaercher menyatakan bahwa kesuksesan seorang anak lebih tergantung apa saja yang di lakukan para orang tua di rumah untuk menolong anak berprestasi dari pada IQ.
Beberapa pandangan/anggapan yang kurang bijaksana dalam kehidupan masyarakat;


  1. Orang tua menyerahkan seluruh pendidikkan menjadi tanggung jawab kepada pihak sekolah,dan orang tua hanya cukup dengan membayar biaya sekolahnya saja.
  2. Anak menjadi alat pemenuh ambisi bagi orang tua,dengan tuntutan prestasi,nilai yang tinggi serta ranking tampa mengerti dan memahami kemampuan anaknya.Anak di tuntut serba Anak bisa dan menjadi kebanggaan orang tua.
  3. Anak di beri jadwal tambahan pendidikkan yang padat(anak harus les) dengan tujuan untuk memperoleh nilai yang tinggi,walaupun secara akademik yang belum tentu anak membutuhkannya.                                                                             selanjutnya
          1. ada beberapa anggapan yang menyatakan seorang anak berprestasi adalah anak yang mampu menjadi juara kelas,juara nasional sains,juara catur dan sederet juara lainnya.
    pendapat itu ,tidak sepenuhnya benar karena hanya segelintir anak saja(minoritas) yang sanggup masuk dalam yang di kelompokkan di atas,lalu bagaimana yang mayoritasnya?
    apakah boleh di anggap tidak berprestasi?

Dalam penerapan yang sebenarnya atau sudut pandang yang lebih bijaksana,anak yang di kata
kan berprestasi adalah anak yang mampu untuk mengembangkan kecerdasan dalam dirinya dengan baik.Dia dapat mengembangkan rasa tanggung jawab dalam hidupnya,mampu mengaplikasihkan pengetahuan yang di dapatkannya dalam bentuk pengalaman yang di dapatkannya dalam kehidupan yang nyata.Anak dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk,dan kemudian memilahnya dan menerapkan dalam kehidupan sehari-harinya.
Anak juga dengan baik mengembangkan potensi yang ada pada dirinya untuk hal-hal yang positip
dan menghidari menggunakan potensi dirinya untuk hal-hal yang dapat merugikan orang lain.

No comments:

Post a Comment